Selasa, 10 Agustus 2010

.

kebas hati berdiam
tatapan kosong yang digenggam
kata yang menggores makna
selembar kiasan
sekejap bayangan
cermin air mata yang tertahan
atau matahari yang tak sampai


Senin, 09 Agustus 2010

A Frozen Flower

Dapet info tentang film ini dari Eksa, film bagus yang setelah di donlot ternyata film hot. Perlu diinformasikan kalo film ini dasyat abis, karena banyak banget adegan hot yang belum pantes ditonton under 20 years. Yang main Jo In Sung, Memoirs of Bali; Joo Jin Moo, gak tau main di mana, and guess who, sang Ratu sendiri diperankan oleh Song Ji Hyo atau yang jadi Hyo Rin di Princess Hours. Ceritanya tentang hubungan gay dan perselingkuhan gitu yang mengambil setting jaman dinasti Goryeo. Jadi gini, raja yang memerintah pada masa itu mendapat peringatan dari Dinasti Yuan dari China yang membawahi kerajaan tersebut, isi peringatan tersebut adalah bahwa Raja Goryeo harus memiliki keturunan agar tetap bisa berkuasa dan untuk menghindari konflik kerajaan.

cinta segitiga antara Raja, Ratu dan Pengawal Pribadi Raja

Well, si Raja ( Joo Jin Moo ) ini sudah menjalin hubungan dengan kepala pengawal pribadinya, Hong Lim ( Jo In Sung ) yang of course berjenis kelamin sama dengan si Raja dan hal ini membuat Raja gak tertarik dengan yang namanya cewek. Padahal si Raja ini sudah memiliki Ratu ( Song Ji Hyo ) yang mendapinginya. Oleh karena itu si Raja menyuruh Hong Lim untuk tidur dengan Ratunya dan karena hubungan ini berlangsung selama beberapa waktu tumbuhlah perasaan saling suka antara si Ratu dengan Hong Lim. Sejak saat itu mereka berdua sering sembunyi-sembunyi untuk bertemu. Sampai akhirnya hubungan terlarang ini diketahui oleh sang Raja ketika ia memergoki pacarnya, sumpeh ini aku ketawa waktu nulis, dan Ratunya sedang bermesraan di perpustakaan sehingga terjadilah pertikaian dan konflik segitiga antara si Raja, si Ratu dan mas Hong Lim tentunya.

O come on, kalo cerita normal pasti memperebutkan si cewek antara 2 cowok. Tapi kalo ini malah konflik antara cowok dan cewek yang memperebutkan cowok. Aih..ngenes dan geget. -________- . Anyway, akting Jo In Sung di sini patut diacungi jempol, karena dia keliatan sangat menghayati peran. Gak cuma di adegan ranjang waktu sama Raja, O My.. , tapi juga ekspresinya, emotionally. OMO, aku bisa liat ekspresi cewek di wajah Jo In Sung di beberapa scene dia dengan si Raja. O.O

Gak nyesel si nonton film ini, karena jalan ceritanya bagus. Cuma ya itu, aku gak tau kalo ternyata ini film segitu parahnya, banyak adegan hot yang menurutku terlalu dieksploitasi oleh sutradaranya yang bikin risih di beberapa scene. Jo In Sung keliatan ganteng abis!! Tapi agak bikin ilfeel. But anyway, he shows his ability in acting.

ganteng kan... XD

Minggu, 08 Agustus 2010

If only I knew what I know today...

lama ya, aku gak nulis. Well, kemarin aku habis pulang ke rumah dan I didnt keep in with the internet.

Aku inget waktu MOS SMA, aku inget seseorang. Aku gak bisa lupa suasana dan yang terjadi waktu itu. Aku masih inget kostumnya rompi dari koran, bando planet—hijau buat cewek dan pink buat cowok. Aku masih inget waktu lari-lari minta tanda tangan dari senior. It really reminds me of you though you are not appeared at that scene.

Aku kemudian inget waktu baksos. Aku inget ada bocah cowok yang duduk di tengah lapangan sambil ngalungin tangannya ke lututnya yang ditekuk, dia pake kaos berkerah yang warna dan motifnya aku lupa, dia kayak nglamun, pandangannya kosong—kayak mikirin sesuatu, dan aku sadar bahwa aku liatin dan merhatiin dia. Dalam hati aku bertanya-tanya apa yang dia pikirin sampe mukanya seserius itu. Hal yang sama yang aku tanyain tentang kamu saat ini. Bocah yang sama dengan bocah yang nglamun di tengah lapangan baksos tadi. Satu lagi, saat itu sedang diputer lagu Accidentally in Love-nya Counting Crows sama panitia, heh, mungkin karena itu sampai sekarang aku suka lagu itu. Lagu itu mengingatkan aku tentang kamu. Aku penasaran, kenapa ada orang yang keliatan berpikir keras dengan pandangan kosong ketika anak-anak yang lain pada rame—asik mainan di tengah lapangan.

Heheh, wajah berpikir yang sama dengan yang aku temukan selama aku kenal orang itu. Of course, bocah itu kan kamu. Hahah.

If only I knew, if only I realized.

If only I could make it easier.

Kamis, 15 Juli 2010

mungkin

if I'm right, or if it just the way I see...

If you thought me as your mistake that you do avoid to, then what about the first time I talked to you, was it a mistake either?

Kamis, 08 Juli 2010

if only

Inilah efek samping dari nonton filem romantis. Gak perlu banyak-banyak si, sedikit aja udah cukup bikin senyam-senyum. OMO. What are you doing sonya, it will be really embarrassing if it only you who done that. I just wondering what would it be if I didn't doing that stupid mistake. If only I was more smarter, I could decided that early. If only I didn't...I wouldn't got....

Rabu, 07 Juli 2010

nano nano

ada banyak yang aku rasain. well, kemaren itu UAS yang terakhir di semester 2, dg mata kuliah Psikologi Pendidikan. UAS yang harusnya ditutup dengan hapi, kerasa gak enak karena dari 8 soal yang dikasiin aku cuma sempet ngerjain 5 soal. OK. Cuma 5 soal dari 8 dan mid semester kemaren aku ngerjainnya pun sangat-sangat memprihatinkan. Aku berharap dan berdoa semoga nileku gak ada yang ancur semester ini. I mean, gak beda jauh dengan yang kemaren. Amen. :)

Kabar hari ini? Today as usual when I got a holiday. Tidur pagi bangun siang. Kecuali gas di kostan abis dan mau gak mau aku masak emi di bawah yang berujung gak enak badan. Oya, sejak pingsan terakhir kali, aku jadi sering kek gitu lagi. :( Well, yang mau aku tulis sebenernya bukan cuma ini. Tapi... akh, u know what. Sekarang tanggal 7 Juli 2010, kira-kira 7 hari lagi someone have to leave. Rasanya nano nano. Setelah lagi-lagi bingung--sebenernya gak perlu si--maju atau mundur. Terus malemnya aku mimpi gak enak lagi tentang sesuatu. It was about my bad-bad experience. O My, lagi-lagi aku melepaskan emosi yang aku supresi di mimpi lagi.Marah-marah lagi di mimpi dan kali ini kejadian yang udah gak kalah lama dengan sebelumnya. Hedeehh, padahal aku sendiri berpikir kalo aku udah ngelupain. Ternyata alam tidak sadarku belum. Terus aku musti gimana biar gak punya 2 muka lagi?

Kamis, 01 Juli 2010

let it be, naturally

it is annoying, when I saw you were online and I didn't have the strength just for saying Hi... It's frustrating when I don't have more space to think about something else but you. What is the definition of love? Is my heart really going to you or it is just a feeling-of-loosing-friend? I don't know. I just can't stop my self to think about you. It will be truly embarrassing if you don't feel it in the same way with me. Should I open my heart, my eyes, and telling my brain to close all the way to think about you as my puzzle... Is that really the thing I've to do? Do I have to? Then how do I know if I've took the right choice... Who the heck will guarantee me if I wouldn't be regretful with this decision...